Tangis Wali Kota Makassar Pecah, Di Wisuda Hafal Qur’an 30 Juz, Danny Pomanto Sampaikan Pesan Khusus

Tangis Wali Kota Makassar Pecah, Di Wisuda Hafal Qur’an 30 Juz, Danny Pomanto Sampaikan Pesan Khusus

MAKASSAR,- Tangis Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto seketika pecah saat mendengar lantunan ayat suci juga MARS yang didengungkan oleh para wisudawan wisudawati penghafal Qur’an 30 juz yang diadakan oleh Karantina Tahfidz Nasional Darul Istiqomah di Hotel Pesonna Makassar,Jalan Mappanyukki, Minggu (25/4/2021).
Danny Pomanto sapaan akrabnya mengaku tersentuh hatinya mendengarkan Qalam Illahi dibacakan dengan penuh penghayatan.
“Alhamdulillah,terima kasih untuk para wisudawan dan wisudawati yang telah memberikan kenyamanan dengan bacaannya. Inilah yang begitu saya impikan selalu hadir di Kota Makassar. Saya yakin yang hadir di tempat ini adalah orang-orang yang lahir dari keluarga yang mengutamakan pelajaran Islami di kehidupannya,” ujap Danny lirih.
Hadir dalam proses wisuda yang diikuti oleh 73 orang dari berbagai provinsi, membuatnya semakin yakin untuk makin memantapkan dua program unggulannya yang diharapkan dapat menyentuh hati masyarakat.
“Ini sangat sesuai dengan mimpi saya. Olehnya itu bersama Ibu Wawali Fatmawaty Rusdi, saya akan mengoptimalkan kembali program “Jagai Anakta dan Kerukunan Umat Beragama”. Hal ini kami cetuskan dengan harapan menghasilkan generasi penerus bangsa yang Qur’ani dan menjalani hidupnya berlandaskan ajaran agama,” jelasnya.
Wisuda angkatan ke 17 ini sekaligus menjadi momentum Wali Kota Makassar meminta izin dan doa agar apa yang menjadi visi misinya di periode kedua bisa berjalan maksimal.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat bagi para wisudawan wisudawati. Terima kasih untuk para pengajar dan orang tua, mariki’ sama-sama buat Makassarta’ jadi kota yang aman dan nyaman. Mohon doa dan dukunganta’ juga agar kami Pemerintah Kota Makassar bisa memberikan pelayanan maksimal untuk warga,” pinta Danny.
Wisuda angkatan 17 secara nasional ini mendapat respon yang baik dimana salah satu diantaranya rupanya berasal dari Nusa Tenggara Barat. Adapun peserta termuda yakni Muafiq Muhammad dengan usia 7 tahun dan peserta khatam tercepat selain alumni yakni Erwan Setiawan yang berhasil khatam di hari ke 21 dan peserta terbaik angkatan 17 yakni Rusdi Umar.(yusuf*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *