Jika PSM Pindah Markas Musim Depan, ini stadion yang di pilih

Jika PSM Pindah Markas Musim Depan, ini stadion yang di pilih

VISITCELEBES.COM, MAKASSAR – Manajemen PT PSM mulai berfikir dalam mengarungi musim depan.

Meski belum jor-joran dibeberkan, namun beberapa persiapan sudah mulai dilakukan.

Salah satunya dengan membidik sejumlah stadion sebagai markas PSM Makassar di Liga 1 musim 2020 mendatang.

Hal ini dilakukan dalam mengantisipasi jika Stadion Mattoanging, Makassar yang merupakan markas Pasukan Ramang harus direnovasi awal tahun depan.

Diketahui, stadion yang dibangun 1957 silam itu akan direnovasi oleh Pemerinta Provinsi (Pemprov) Sulsel pada tahun depan.

Itu direncanakan setelah aset Mattoanging hampir pasti berpindah tangan dari pihak YOSS, selaku yayasan yang menguasai ke Pemprov Sulsel.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin mengatakan pihaknya belum berbicara detail dengan Pemprov Sulsel terkait nasip PSM untuk musim depan.

Sebab belum ada kejelasan terkait pemilik kompleks Mattoanging sampai saat ini.

“Apalagi kita (PSM) hanya pihak yang selama ini menyewa stadion. Tapi kalau umpanya memang kita tidak dikasih tempat bemain (2020), ya kita cari tempat bermain di luar. Mau tidak mau,” ungkap Munafri Arifuddin, Selasa (29/10/2019).

Sehingga, sejumlah stadion baik di wilayah Sulsel maupun di luar sudah dibidik untuk dijadikan markas 2020 nanti.

Untuk stadion di Sulsel, Appi sapaan akrabnya menyebut ada tiga opsi.

Masing-masing adalah Stadion Gelora Mandiri, di Kota Pare pare, kemudian Stadion Kalegowa di Kabupaten Gowa, dan Stadion Mini Bantaeng, di Kabupaten Bantaeng.

“Kalaupun harus cari alternatif, baiknya sih di Sulsel saja,” tegasnya.

Hanya saja, tiga stadion di Sulsel itu belum dinyatakan siap 100 persen untuk digunakan sesuai regulasi yang ditetapkan PSSI.

Sebab kondisi lapangan belum memadai sesuai yang digunakan di sepak bola profesional.

Namun Appi sudah meminta masing-masing pemerintah daerah untuk segera membenahi lapangan stadion mulai sekarang.

Salah satunya dengan memberi masukan agar lapangan stadion bisa dibenahi oleh Lestarindo, selaku pihak kontraktor jasa pembenahan lapangan bola.

“Di Pare pare, saya sudah kasih kontak Lestarindo. Kalau di Gowa dan Bantaeng sementara berjalan dengan menggunakan Lestarindo. Kalau memang tidak bisa, paling dekat yah Batakan,” ungkapnya.

“Tapi saya akan berbicata dengan pemerintah provinsi, kalau bisa direnovasi Sulsel sambil jalan, lebih bagus,” pungkas Appi.

Sebelum kick off di hadapan Walikota Parepare, Taufan Pawe dan ribuan penonton di SGM, Appi sapaan karib Munafri tengah membina tim secara berjenjang.

“Kami melakukan pembinaan untuk Tim PSM U16, PSM U-18, PSM U-20, PSM senior, dan tim putri PSM,” ujar Appi di sebuah video yang diunggah akun sosial media @makassararena.

Ada tawaran Walikota Parepare, Taufan Pawe agar menjadikan Parepare sebagai homebase PSM, Appi pun meminta restu.

“Kalau memang dibolehkan, tahun depan stadion ini akan didaftarkan untuk menjadi homebase salah satu klub umur binaan PSM,” kata Appi.

Namun saat di hubungi via pesan WhatsApp, Minggu (27/10/2019) ia belum akan memberi tahu. “Nanti yah,” balasnya singkat.

Seperti diketahui, stadion yang dibangun tahun 2001 ini memiliki riwayat dan sejarah yang cukup panjang dalam persepakbolaan di Sulsel maupun di kancah nasional.

Dibangun dengan kapasitas 15 ribu penonton, Stadion Gelora Mandiri kini sudah difasilitasi 120 lampu sorot guna menunjang pencahayaan stadion.

Saat ke Parepare, Appi tidak sendiri, ia terlihat membawa beberapa pemain PSM Makassar.

Sebut saja, Ferdinanad Sianaga, Abdul Rahman, Rizky Pellu, Raphael Maitimo dan Muh Reza.

Guy Junior tidak masuk dalam 20 pemain yang diboyong Pelatih PSM Makassar tur 2 laga away di Pulau Jawa.

Darije Kalezic berdalih, Guy Junior masoh butuh waktu sekitar 7 pekan untuk bisa dipastikan masuk tim atau tidak.

Menurut pelatih asal Bosnia itu, pemain naturalisasi asal Kamerun itu masih menjalani tahap pemulihan.

“Guy tidak kita boyong. Ia masih di Makassar untuk pemulihan sederanya,” kata Darije usai laga melawan Madura United, Kamis (27/10/2019) malam lalu.

Menurut mantan pelatih Wellington Phonix, Guy harus memulihkan fisiknya 4 pekan, kemudian latihan bersama selama 3 pekan bersama tim.

“Nah setelah itu, kita putuskan apakah ia sudah bisa bermain atau tidak,” kata pelatih 49 tahun itu.

Guy Junior di akun Instagramnya @guyjunior39 acap kali memperlihatkan pemulihan pasca didera cedera awal Agustus lalu.

Insta story-nya memperlihatkan dia menjalani program fisioterapi. Mulai lompat, melakangkah, hingga lari.

Ia tidak sendiri, beberapa pemain yang cedera seperti Abdul Rahman dan Hery Prasetyo.

Berkaca dari tiga laga kandang yang dilakoni PSM Makassar di Stadion Mattoanging Makassar, anak asuh Darije Kalezic minim mendapatkan kartu kuning.

Saat melawan Arema FC, Rabu (16/10/2019) tak ada pemain yang mendapatkan kartu.

Sumber: Tribun Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *